Tentang Samarinda Lovely City
Weits, ini bukan blog yang smart tapi hanya berisi ada-apa-yang-terdapat-dalam kota kita tercinta ini. Samarinda bisa dibilang kota yang unik. Jalan rayanya penuh kendaraan dengan kemacetan bagaikan metropolitan, padahal bukan. Orang-orang yang ada didalamnya terkadang terlihat sangat santai menghadapi kenyataan walaupun dilain sisi selalu ada kejahatan. Untuk sebuah kota yang kecil, Samarinda juga tidak lepas dari yang namanya cultural shock, cultural lag atau bahasa apalah yang dipakai para sosiolog dan antropolog dimana kadangkala anda menemukan seseorang dengan gaya modern, di tempat lain anda mungkin juga menemukan seseorang dengan tampak-luar modern namun primitif-kelakuan. Yah namanya juga keanekaragaman, mau diapakan, malah tak akan seru rasanya menemukan kota Samarinda ini tanpa kemajemukan.
Hahai …..Walaupun bagi orang luar tempat perbelanjaan kita masih sedikit, namun rasanya dengan jumlah yang ada saja sudah lebih dari cukup. Beberapa diantaranya malah sepi pengunjung. Tapi, …yah, lumayan lah buat memperlihatkan bahwa Samarinda itu maju, heheh. Samarinda juga hampir mirip New York, karena -anggap saja ya- ada tempat mirip pecinan yang letaknya you-know-where, ada juga namanya Kampung Jawa, Kelurahan Bugis, dan lain sebagainya. Benar-benar sebuah tempat dengan multi etnis tingkat lumayan tinggi! Samarinda juga bisa dibilang kota adem ayem. Belum pernah rasanya melihat munculnya chaos membara seperti tawuran massal, demo besar-besaran misalnya. Kalaupun ada itu semua hanya sebentara (sebentar nan sementara.
Hemmm, mau ngomong apalagi …ah, pokonya blog ada apa, apa adanya ini isinya cuma tentang Samarinda, yang hanya made in Samarinda, pokoknya dari Samarinda, cari yang terkenal secara internasional tak bakalan ada …. entah mau atau tidak dinikmati, hihihihi kue kali’ ….
